SOLOK — Kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana banjir bandang atau galodo di Kabupaten Solok, Sumatera Barat, kembali ditunjukkan oleh Partai Gerindra melalui Wakil Ketua Komisi VI DPR RI dari Fraksi Gerindra, Andre Rosiade.
Bantuan tersebut menjadi bagian dari respons terhadap bencana yang menerjang kawasan Arosuka dan sejumlah wilayah di Kabupaten Solok pada Senin malam, 21 September 2026. Pemerintah Kabupaten Solok kemudian menetapkan status tanggap bencana untuk mempercepat proses evakuasi, pembersihan material, pendataan dampak, serta penanganan kebutuhan masyarakat terdampak.
Dalam situasi tersebut, Andre Rosiade berkoordinasi dengan Bupati Solok Jon Firman Pandu untuk mengetahui kebutuhan penanganan di lapangan. Dari koordinasi tersebut, bantuan berupa tiga unit ekskavator dan dua unit dump truck dikirim ke sejumlah lokasi terdampak.
Alat berat tersebut diperuntukkan membantu membersihkan material banjir berupa lumpur, puing, sampah, bebatuan, dan material lain yang terbawa arus galodo. Pembersihan material menjadi salah satu kebutuhan penting dalam penanganan pascabencana, terutama untuk mendukung proses evakuasi dan membuka kembali akses masyarakat yang terdampak.
“Turut berduka atas bencana galodo yang melanda Kabupaten Solok. Setelah berkoordinasi dengan Bupati Solok, sesuai aspirasi dari Pak Bupati, saya langsung menindaklanjuti kebutuhan di lapangan dengan mengirimkan tiga unit ekskavator dan dua dump truck untuk membersihkan puing dan sampah yang disebabkan oleh bencana galodo di Kabupaten Solok,” kata Andre Rosiade, Selasa, 22 September 2026.
Bantuan Alat Berat untuk Percepat Penanganan
Bantuan alat berat tersebut menjadi salah satu bentuk dukungan dalam masa tanggap bencana. Kehadiran ekskavator dan dump truck diharapkan dapat membantu petugas serta pemerintah daerah menangani material yang menutup akses dan mengganggu aktivitas masyarakat.
Andre menyampaikan bahwa percepatan pembersihan diperlukan agar proses evakuasi, mobilitas masyarakat, serta aktivitas pemerintahan dapat kembali berjalan secara bertahap setelah wilayah terdampak diterjang banjir bandang.
Di tengah kondisi darurat, kebutuhan masyarakat bukan hanya berkaitan dengan bantuan logistik, tetapi juga penanganan infrastruktur dan akses yang terdampak material bencana. Karena itu, dukungan alat berat menjadi bagian dari upaya mempercepat proses pembersihan di lokasi terdampak.
Bencana banjir bandang yang menerjang kawasan Arosuka membawa material lumpur dan bebatuan hingga ke kawasan Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Solok. Sejumlah kantor pemerintahan, rumah warga, kendaraan, dan fasilitas lainnya dilaporkan terdampak.
Pesan Kepedulian untuk Masyarakat Terdampak
Andre Rosiade juga menyampaikan keprihatinan atas musibah yang menimpa masyarakat Kabupaten Solok. Ia berharap proses evakuasi, pembersihan, dan penanganan pascabencana dapat berlangsung dengan lancar serta masyarakat yang terdampak diberikan keselamatan dan kekuatan.
“Semoga proses evakuasi dan pembersihan berjalan lancar, serta seluruh masyarakat yang terdampak diberikan ketabahan, kekuatan, dan keselamatan. Semoga masyarakat Kabupaten Solok segera bangkit kembali,” ujar Andre.
"Dalam penanganan bencana, sinergi antara pemerintah daerah, masyarakat, relawan, aparat, dunia usaha, organisasi sosial, serta berbagai pihak menjadi penting. Masing-masing unsur dapat mengambil peran sesuai kebutuhan di lapangan agar proses penanganan berlangsung secara terkoordinasi.
Bupati Solok Apresiasi Dukungan
Bupati Solok Jon Firman Pandu menyampaikan apresiasi atas respons Andre Rosiade terhadap kebutuhan penanganan bencana di Kabupaten Solok.
Menurut Jon Firman Pandu, dukungan berupa tiga unit ekskavator dan dua unit dump truck membantu pemerintah daerah dalam mempercepat proses pembersihan material galodo di sejumlah titik terdampak.
Pemerintah Kabupaten Solok sendiri telah menyiapkan sejumlah langkah penanganan, termasuk posko bencana dan tempat pengungsian. Pemerintah daerah juga meminta seluruh unsur terkait bergerak bersama untuk membantu proses evakuasi, pendataan kerusakan, pemenuhan kebutuhan warga, serta penanganan akses dan fasilitas umum yang terdampak.
Gerindra Hadir dalam Penanganan Kemanusiaan
Foto yang menjadi bagian dari rilis ini memperlihatkan kendaraan bantuan dengan spanduk bertuliskan “Bantuan BPK Andre Rosiade untuk Bencana Kabupaten Solok”. Kendaraan tersebut menunjukkan adanya dukungan berupa sarana operasional untuk membantu penanganan bencana di daerah terdampak.
Respons terhadap bencana juga bukan kali pertama dilakukan Andre Rosiade di Kabupaten Solok. Pada Desember 2025, ia bersama Partai Gerindra pernah menyalurkan 5.000 paket sembako kepada masyarakat terdampak bencana di sejumlah wilayah Kabupaten Solok. Bantuan tersebut disalurkan melalui posko utama penanganan bencana dan mencakup sejumlah kawasan terdampak.
"Dalam perkembangan terbaru September 2026, bentuk bantuan yang disampaikan berupa dukungan alat berat untuk membantu proses pembersihan material galodo. Hal ini disesuaikan dengan kebutuhan penanganan di lapangan sebagaimana hasil koordinasi dengan pemerintah daerah.
Utamakan Keselamatan dan Pemulihan Warga
Banjir bandang di Kabupaten Solok terjadi setelah hujan berintensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut pada Senin malam, 21 September 2026. Pemerintah Kabupaten Solok mencatat bencana berdampak terhadap masyarakat dan sejumlah fasilitas pemerintahan.
Laporan perkembangan yang diterbitkan pada 23 September 2026 menyebutkan satu orang meninggal dunia, satu orang masih dalam pencarian, satu warga mengalami luka berat dan tiga orang mengalami luka ringan hingga laporan tersebut diterbitkan. Data tersebut merupakan kondisi berdasarkan laporan yang dikutip pada waktu tersebut dan dapat berubah seiring proses pencarian, pendataan, serta penanganan di lapangan.
Karena itu, proses penanganan tidak berhenti pada evakuasi dan pembersihan material. Pendataan kerusakan, pemulihan akses, pemenuhan kebutuhan dasar, serta pemulihan aktivitas masyarakat juga menjadi bagian penting dari tahapan pascabencana.
Gerindra melalui Andre Rosiade menyatakan dukungan terhadap upaya penanganan tersebut dengan menindaklanjuti kebutuhan alat berat di lapangan. Bantuan tiga ekskavator dan dua dump truck diharapkan dapat membantu mempercepat pembersihan material yang menghambat akses serta mendukung proses pemulihan di lokasi terdampak
Gerindra menyampaikan duka dan keprihatinan atas musibah galodo yang melanda Kabupaten Solok. Dukungan terhadap masyarakat terdampak diharapkan dapat terus dilakukan secara bersama-sama, dengan mengutamakan keselamatan warga, kelancaran evakuasi, pemulihan akses, serta percepatan penanganan dan pemulihan wilayah terdampak bencana. Tutup nya.
(Tim . ALISYAnews.id)




0 Komentar